Napak Tilas Masjid Terbesar Di Jambi

Masjid Agung Al-Falah

Masjid 1000 tiang, atau Masjid Agung Al-Falah, adalah masjid terbesar di Provinsi Jambi. Masjid ini terletak di tepi Sungai Batanghari, sungai terpanjang di Sumatera.

Dari luar, masjid tampak seperti paviliun terbuka dengan kubah besar di atasnya. Namun, konsep itu diciptakan untuk menghasilkan konsep ramah bagi setiap pengunjung atau jemaat yang datang untuk beribadah.

Napak Tilas Masjid Terbesar Di Jambi

Di sisi lain, arsitektur masjid yang didominasi oleh pos-pos ini dapat menjadi tempat instagrammable. Jambikita.id – Kota Jambi memiliki ikon wisata berupa masjid ‘seribu’, Masjid Agung Al-Falah, yang terletak di Jalan Sultan Thaha Syaifuddin Nomor 60, Kabupaten Legok.

Tidak jauh dari Pasar Angso Duo dan Sungai Batang Batang, masjid ini terlihat indah dan unik karena tidak memiliki dinding atau pintu. Sepintas, bangunan masjid ini seperti ruangan paviliun terbuka dengan banyak pilar dan kubah besar di atasnya. Jual Kubah Masjid Di Jambi

Bentuk bangunan dengan konsep keterbukaan tanpa jenis isolasi ini memberi kesan ramah.

Dulunya disebut sebagai masjid kelabang dan kebanggaan komunitas jambi, masjid ini berdiri di area seluas sekitar 26.890 meter persegi, atau lebih dari 2,7 hektar. kemudian untuk bangunan utama sekitar 6.400 meter persegi dengan ukuran 80 mx 80 m.

Dengan ukurannya yang agak besar, masjid ini dapat menghubungkan lebih dari 10 ribu jemaah secara bersamaan. Masjid Al-Falah, Kota Jambi atau masyarakat biasa menyebut dengan “masjid seribu tiang”

Sementara area masjid sekitar 6.400 m2 dan berukuran 80x80m dan dapat menampung hingga 10.000 jamaah. Sepintas, pilar masjid putih ini menyerupai tiang masjid besar di kota Roma.

Masjid Magat Sari

Tiang-tiang kecil dengan tiga tanaman merambat yang miring ke atas menghiasi bagian luar masjid dengan dominasi putih. Sementara tiang berbalut tembaga lebih besar tinggi di masjid.

Bagian tubuh dan tiang penyangga di masjid ini biasanya terbuat dari tembaga dan bahan tambahan jenis kuningan lainnya yang dilaporkan diimpor langsung dari wilayah Jepara, Jawa Tengah.

Tidak hanya penduduk masjid yang semakin sibuk untuk salat, tetapi juga berbuka puasa ketika bulan Ramadhan tiba, dan ada juga penduduk di kota dan di luar kota Jambi yang juga berbuka puasa di Magat sari masjid. Masjid Magat Sari terletak di tanah wakaf Syeh Hasan Bin Ahmad Bafadhal, dengan ukuran asli 30 × 30 meter, dibangun bersama.

Meski dikenal sebagai seribu pilar, pilar-pilar pendukung masjid itu sebenarnya hanya 232 buah. Pertama, tiang itu naik dengan penduduk putih dan tiga cabang.

Pasca Merdeka, para pemimpin tradisional dan masyarakat Jambi menginginkan masjid besar sebagai ikon provinsi Jambi. Itu sebabnya pembangunan masjid ini dimulai pada 1960.

Bahkan sekarang, masjid kelabang telah menjadi ikon menarik Jambi yang bisa kita kunjungi. Nama Al-Falah sendiri diterjemahkan bahasa Arab oleh Victory.

Masjid Al-Muhajirin

Terletak di Kompleks Sumber Air Panas Rengas Condong Muara Bulian, Masjid Agung Al Muhajirin adalah masjid pertama dan satu-satunya di distrik Muara Bulian. Masjid ini ditahbiskan langsung oleh gubernur Jambi Abdurahman Sayuti.

Menurut penyelenggara Masjid Al Muhajirin, H. Ibrahim, masjid ini dibangun ketika Muara Bulian masih memiliki banyak semak dan perkebunan karet. Bahkan tidak ada penerangan listrik dan tidak ada jalan utama.

“Masjid Al Muhajirin dibangun pada tahun 1980. Pada saat itu, kondisi di Muara Bulian masih ditumbuhi semak-semak dan pohon-pohon karet. Juga tidak ada listrik. Pada awal pembangunan, ketika itu secara resmi dibuka oleh Gubernur Jambi, Abdurahman Sayuti. ” Kata Ibrahim.

Saat itu, masjid itu masih kecil dan terbuat dari papan. Bahkan bangunan itu ada di atas sebuah tiang.

“Ya, karena kondisinya saat itu, masih ada banyak binatang liar yang berkeliaran di Muara Bulian,” lanjut Ibrahim.

Ibrahim melanjutkan, nama Al Muhajirin sendiri adalah karena inisiatif untuk mendirikan masjid dan uang itu berasal dari para migran yang menetap di Muara Bulian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *