Perkembangan Islam Di Kabupaten Rembang

Ada penghubung di depan Sungai Bagan, warga terbiasa minum opium atau arwah. Dekat Masjid Jami Lasem adalah sebuah monumen di sebelah pemakaman yang disebut Babad Lasem.

Peringatan itu berisi undangan dari Kyai Ali Badawi kepada semua Muslim di Lasem, yang memerangi kompi Belanda setelah salat Jumat hingga tetes darah terakhir.

Perang itu adalah perang Sabilillah diikuti oleh warga sipil Tionghoa dan penduduk asli yang bersatu untuk melawan Belanda. Berdasarkan kisah masyarakat, jemaah masjid tidak hanya di antara orang-orang.

Perkembangan Islam Di Kabupaten Rembang

Sunan Bonang adalah seorang penatua, sehingga orang-orang di sana sangat tunduk dan menghormati kepribadian Kanjeng Sunan Bonang.

Dia mengambil kesempatan baik itu untuk berkhotbah dan mengajar tentang niat Islam. Sejak saat itu, para siswa, baik dari Jawa Tengah, Jawa Timur atau Jawa Barat, tiba untuk belajar dan mendapatkan pengetahuan tentang Sunan Bonang.

Baca Juga: Sejarah Pembangunan Masjid Di Jambi

Posisinya di tengah hutan ternyata membangkitkan minat masyarakat setempat untuk mengunjungi Omah Gede. Selama Kabupaten Sunyoto, ia juga memperbaiki penyangga atap yang rusak.

Dana renovasi berasal dari Gubernur Jawa Tengah H. Moenadi dan organisasi non-pemerintah. Renovasi besar dilakukan selama Bupati Rembang Wachidi Rijono pada tahun 1997.

Jika kita menelusuri sejarah hidupnya, Pangeran Sedo Laut dikenal tidak hanya oleh rakyatnya sebagai seorang bupati, tetapi juga sebagai pendeta.

Dikatakan bahwa ada banyak orang jenius yang melakukan ibadah mereka di Masjid Sunan Bonang. Orang Lasem menyebut Masjid Bonang istilah Omah Gede (rumah besar). Dinamakan demikian karena bangunan besar ini, awalnya terletak di tengah hutan Alas Kemuning.

Tidak hanya dari wilayah Jawa, konon siswa dari Masjid Bonang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatra. Dikatakan bahwa Sultan Machmud, raja Minanhkabau, belajar agama di masjid ini sampai ia meninggal.

Sementara itu, untuk melestarikan amal mereka, bangunan masjid bersejarah ini direnovasi pada tahun 1994 oleh pemerintah daerah Rembang bersama dengan umat Islam setempat.

Masjid Baiturrahman di desa Sulang memiliki dua lantai, dengan konsep Jawa dihiasi dengan ukiran di pintu masuk dan nuansa Timur Tengah. Terbatasnya sumber-sumber sumber terdaftar mengenai sejarah masjid ini sejauh ini belum ditemukan dengan pasti tanggal pendirian masjid ini.

Orang-orang bingung pada saat itu karena bangunan masjid seharusnya berada di tengah-tengah hutan. Terbatasnya sumber tertulis terkait dengan sejarah masjid ini, sehingga hingga saat ini belum diketahui secara pasti tentang tanggal pendiriannya. Sebagian besar sumber daya sejarah masjid ini, bersama dengan sejarah Sunan Bonang di Lasem, adalah dalam bentuk cerita-cerita pidato yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Masjid ini adalah salah satu bukti dan sisa-sisa dari tur misi Sunan Bonang di Rembang dan sekitarnya. Lokasi masjid saat ini sekitar 50 meter selatan dari makam Sunan Bonang.

Sejumlah besar sumber sejarah masjid ini bersama dengan sejarah Sunan Bonang di Lasem adalah dalam bentuk cerita yang diturunkan dari generasi ke generasi.

“Menurutnya, Masjid Jami Lasem adalah tempat yang dianggap perlu untuk digunakan sebagai konfirmasi nilai-nilai budaya dan sosial di Lasem,” pungkasnya (Minan). Dia melanjutkan, meneliti beberapa manuskrip, manuskrip Al Quran, dan meneliti berbagai koleksi temuan dari Masjid Jami Lasem pada 2019 kemarin.

Nanti, kami akan memajang koleksi di Museum Masjid Jami Lasem, beserta laporan penelitian dari berbagai peneliti yang bisa dijadikan referensi ketika pengunjung datang. Tetapi ketika masjid akan ditempatkan di tempat itu, ia benar-benar jatuh di tepi desa Gedongmulyo, di depan Lawang Ombo dan Klentheng Tjoe An Kiong.

Napak Tilas Masjid Terbesar Di Jambi

Masjid Agung Al-Falah

Masjid 1000 tiang, atau Masjid Agung Al-Falah, adalah masjid terbesar di Provinsi Jambi. Masjid ini terletak di tepi Sungai Batanghari, sungai terpanjang di Sumatera.

Dari luar, masjid tampak seperti paviliun terbuka dengan kubah besar di atasnya. Namun, konsep itu diciptakan untuk menghasilkan konsep ramah bagi setiap pengunjung atau jemaat yang datang untuk beribadah.

Napak Tilas Masjid Terbesar Di Jambi

Di sisi lain, arsitektur masjid yang didominasi oleh pos-pos ini dapat menjadi tempat instagrammable. Jambikita.id – Kota Jambi memiliki ikon wisata berupa masjid ‘seribu’, Masjid Agung Al-Falah, yang terletak di Jalan Sultan Thaha Syaifuddin Nomor 60, Kabupaten Legok.

Tidak jauh dari Pasar Angso Duo dan Sungai Batang Batang, masjid ini terlihat indah dan unik karena tidak memiliki dinding atau pintu. Sepintas, bangunan masjid ini seperti ruangan paviliun terbuka dengan banyak pilar dan kubah besar di atasnya. Jual Kubah Masjid Di Jambi

Bentuk bangunan dengan konsep keterbukaan tanpa jenis isolasi ini memberi kesan ramah.

Dulunya disebut sebagai masjid kelabang dan kebanggaan komunitas jambi, masjid ini berdiri di area seluas sekitar 26.890 meter persegi, atau lebih dari 2,7 hektar. kemudian untuk bangunan utama sekitar 6.400 meter persegi dengan ukuran 80 mx 80 m.

Dengan ukurannya yang agak besar, masjid ini dapat menghubungkan lebih dari 10 ribu jemaah secara bersamaan. Masjid Al-Falah, Kota Jambi atau masyarakat biasa menyebut dengan “masjid seribu tiang”

Sementara area masjid sekitar 6.400 m2 dan berukuran 80x80m dan dapat menampung hingga 10.000 jamaah. Sepintas, pilar masjid putih ini menyerupai tiang masjid besar di kota Roma.

Masjid Magat Sari

Tiang-tiang kecil dengan tiga tanaman merambat yang miring ke atas menghiasi bagian luar masjid dengan dominasi putih. Sementara tiang berbalut tembaga lebih besar tinggi di masjid.

Bagian tubuh dan tiang penyangga di masjid ini biasanya terbuat dari tembaga dan bahan tambahan jenis kuningan lainnya yang dilaporkan diimpor langsung dari wilayah Jepara, Jawa Tengah.

Tidak hanya penduduk masjid yang semakin sibuk untuk salat, tetapi juga berbuka puasa ketika bulan Ramadhan tiba, dan ada juga penduduk di kota dan di luar kota Jambi yang juga berbuka puasa di Magat sari masjid. Masjid Magat Sari terletak di tanah wakaf Syeh Hasan Bin Ahmad Bafadhal, dengan ukuran asli 30 × 30 meter, dibangun bersama.

Meski dikenal sebagai seribu pilar, pilar-pilar pendukung masjid itu sebenarnya hanya 232 buah. Pertama, tiang itu naik dengan penduduk putih dan tiga cabang.

Pasca Merdeka, para pemimpin tradisional dan masyarakat Jambi menginginkan masjid besar sebagai ikon provinsi Jambi. Itu sebabnya pembangunan masjid ini dimulai pada 1960.

Bahkan sekarang, masjid kelabang telah menjadi ikon menarik Jambi yang bisa kita kunjungi. Nama Al-Falah sendiri diterjemahkan bahasa Arab oleh Victory.

Masjid Al-Muhajirin

Terletak di Kompleks Sumber Air Panas Rengas Condong Muara Bulian, Masjid Agung Al Muhajirin adalah masjid pertama dan satu-satunya di distrik Muara Bulian. Masjid ini ditahbiskan langsung oleh gubernur Jambi Abdurahman Sayuti.

Menurut penyelenggara Masjid Al Muhajirin, H. Ibrahim, masjid ini dibangun ketika Muara Bulian masih memiliki banyak semak dan perkebunan karet. Bahkan tidak ada penerangan listrik dan tidak ada jalan utama.

“Masjid Al Muhajirin dibangun pada tahun 1980. Pada saat itu, kondisi di Muara Bulian masih ditumbuhi semak-semak dan pohon-pohon karet. Juga tidak ada listrik. Pada awal pembangunan, ketika itu secara resmi dibuka oleh Gubernur Jambi, Abdurahman Sayuti. ” Kata Ibrahim.

Saat itu, masjid itu masih kecil dan terbuat dari papan. Bahkan bangunan itu ada di atas sebuah tiang.

“Ya, karena kondisinya saat itu, masih ada banyak binatang liar yang berkeliaran di Muara Bulian,” lanjut Ibrahim.

Ibrahim melanjutkan, nama Al Muhajirin sendiri adalah karena inisiatif untuk mendirikan masjid dan uang itu berasal dari para migran yang menetap di Muara Bulian.

Uniknya Teddy Bear Museum dan 4 Spot Wisata Menarik Lainnya di Pulau Jeju

teddy bear museum

Anda pasti pernah mendengar sebuah museum yang secara khusus menampilkan ratusan hingga ribuan boneka beruang di Korea Selatan? Ya, museum ini bernama Teddy Bear Museum yang berlokasi di Pulau Jeju.

Di Museum ini, Anda bisa menyaksikan beraneka ragam bentuk, model dan jenis beruang Teddy yang sangat lucu dan menarik. Mulai dari diorama kota, berperan sebagai tokoh terkenal, hingga melakonkan adegan perang. Semua keseruan ini hanya bisa Anda nikmati saat berkunjung ke Pulau Jeju Korea Selatan.

Sekilas Tentang Teddy Bear Museum

Teddy Bear Museum berada di daerah Saekdal-dong Seogwipo-si Jeju-do dan resmi dibuka untuk umum sejak tahun 2001. Salah satu keunikan yang bisa Anda dapatkan di tempat ini adalah melihat secara langsung beberapa buah boneka Teddy antik. Boneka antik ini usianya sudah lebih dari 100 tahun. Boneka ini diciptakan lebih dari 1 abad yang lalu dan hingga kini masih tersimpan dengan baik dan terawat dalam museum ini.

Silahkan cek website ini untuk melihat paket-paket wisata halal pilihan.

Di museum ini, Anda tidak akan pernah merasa bosan. Sudut demi sudut menampilkan sebuah pertunjukan yang seru, lucu, menyenangkan bahkan diantaranya ada yang unik dan tak terpikirkan. Ada beberapa ruangan pameran di museum ini yang bisa Anda jelajahi. Beberapa diantaranya menyajikan pertunjukan dengan tema seperti diorama kota seoul, peran dalam adegan drama hingga miniatur show penyanyi terkenal. Semua pelakonnya diperankan oleh beruang-beruang mungil nan lucu.

Ada satu tempat yang diciptakan secara eksklusif yaitu untuk menyimpan boneka Teddy yang memiliki nilai tinggi. Tempat ini menyimpan beruang Teddy termahal yaitu beruang Louis Vuitton dan beruang Berlian. Sangat menakjubkan bukan?

Jika lelah, Anda bisa beristirahat di cafetaria yang disediakan dalam kawasan museum. Dari cafetaria ini, Anda bisa memandang pantai Jungmun dari kejauhan. Panoramanya sangat menarik dan menyenangkan.

Beberapa Lokasi Wisata dekat Teddy Bear Museum

Setelah puas menjelajahi Teddy Bear Museum, Anda bisa berkeliling di sekitaran tempat ini karena masih banyak spot wisata yang bisa dijajal. Berikut ini adalah tempat-tempat terdekat dengan museum Teddy.

  • Museum Play K-pop

Tempat ini hanya berjarak sekitar 0,1 km dari museum Teddy. Museum ini menyajikan berbagai macam pertunjukan seni yang dikolaborasikan dengan teknologi. Di sini, Anda akan diajak mengenal lebih dekat dengan seleritas K-pop.

  • Museum Believe it or Not!

Lokasinya sangat dekat dengan museum Teddy yaitu tepat berada di depannya karena kedua museum ini masuk dalam kawasan wisata Jungmun Resort. Di museum ini, Anda bisa menikmati hal-hal menarik yang terkadang susah dinalar oleh pikiran. Anda boleh percaya atau tidak.

  • Chocolate Land

Bagi Anda pecinta coklat, bisa sekalian mengunjungi Chocolate Land yang hanya berjarak beberapa langkah saja dari Museum Teddy. Di sini, Anda bisa menikmati beragam olahan coklat dan bisa ikut kelas kursus membuat coklat.

  • Pantai Jungmun

Setelah puas berwisata di spot bangunan, kini saatnya Anda menghirup udara segar dari laut pantai Jungmun. Pantai ini sangat ideal dengan panoramanya yang tak membosankan. Pada bulan-bulan tertentu, ombak lautnya sangat bagus untuk dijadikan lokasi selancar. Anda juga bisa menemui wanita perkasa Haenyeo yang menyelam mencari hasil laut tanpa oksigen. Nampak seru bukan? Ya, perjalanan ke Korea Selatan sepertinya tidak akan cukup hanya satu atau dua hari. Bahkan ketika mengunjungi Teddy Bear Museum saja, Anda sudah disuguhi aneka ragam spot lain yang menggiurkan. Jadi, Anda dijamin tidak akan kecewa dengan liburan ke Korea Selatan!

Masjid Agung Palembang: Masjid Indah Menggabungkan Tiga Budaya

H. Abdul Hamid (Ki Marogan), sebagai ilmuwan dan pengusaha yang sukses, berencana untuk membangun masjid baru di kota Palembang. Rencana ini diwujudkan pada tahun 1871 dan 1881, di mana Ki Marogan membangun dua masjid.

Masjid Agung Palembang: Masjid Indah Menggabungkan Tiga Budaya

Masjid Agung Palembang berisi kenangan yang tak terlupakan sepanjang masa dan dengan kenanagan tersebut maka sampai saat ini masjid ini pun tidak di bangun Kubah Masjid,karena ingin menjaga tradisi tersbeut.

Masjid ini juga sebuauh saksi bisu bagi perjuangan rakyat Palembang dalam pertempuran lima hari melawan Belanda di pusat kota. Hari berikutnya Belanda mundur dengan kekuatan penuh ke pusat komando Republik Indonesia di Masjid Agung Palembang.

Masjid Agung Palembang adalah bagian dari warisan Kesultanan Palembang Darussalam dan merupakan salah satu masjid tertua di Palembang. Bentuk Masjid Lawang Kidul hampir sama dengan bentuk Masjid Agung Palembang, tetapi dengan ukuran lebih kecil. Keunikan dapat ditemukan di menara Masjid Lawang Kidul, yang telah mempertahankan bentuknya yang unik sejauh ini. Bentuk atap dalam bentuk empat piramida persegi panjang yang tumpang tindih dua tingkat. Di atap, ia memiliki tanduk yang hampir sama di atap Masjid Agung Palembang yang mengambil bentuk Masjid Hunan di Cina.

Tapi itu juga salah satu masjid yang membanggakan, tidak hanya warga Palembang, tetapi masyarakat provinsi Sumatera Selatan. Menurut sejarah, masjid itu disebut Masjid Sultan dan masjid terbesar di Indonesia.

Meletakkan batu fondasi pada 1738 dan pelantikannya pada Senin 28 Jumadil Awal 115 H atau 26 Mei 1748. Sedangkan bangunan aslinya adalah bangunan tua yang telah dilestarikan sejak awal. Sedangkan bangunan lainnya adalah bangunan baru dan telah direnovasi beberapa kali untuk berkembang karena bertambahnya jumlah jamaah.

Batalion Geni menutup barisan bersama dengan beberapa tokoh masyarakat untuk melindungi masjid dari kehancuran. Pejuang Republik berhasil selamat, tentara Belanda menarik diri karena kurangnya pasokan.

Perjanjian ini berarti berakhirnya pendudukan Belanda atas wilayah kota Palembang. adalah masjid terbesar di kota Palembang, dengan luas sekitar 15.400 M2. Masjid Agung didirikan oleh Sultan Mahmud Baddaruddin I, juga dikenal sebagai Jayo Wikramo (tahun).

Kemudian, di depan menara Masjid Lawang Kidul, dibuat sangat unik dan menarik. Pesatnya pertumbuhan komunitas Muslim Palembang pada saat itu tidak diiringi dengan pertumbuhan layanan ibadah (masjid). Masjid Agung Palembang adalah satu-satunya masjid jami di Palembang pada saat itu, yang berarti bahwa hanya Masjid Agung yang dapat digunakan sebagai tempat sholat Jum’at di Palembang. Mengingat meningkatnya jumlah umat Islam di kota Palembang, Mgs.

Peran para sarjana ini sangat besar dalam perkembangan Islam di Kesultanan Palembang. Konsep pendidikan Islam terungkap dalam lingkup amal (praktik) dan sains (wacana) sehingga mudah diterima dan dipraktikkan oleh komunitas Muslim Palembang. Masjid Agung Palembang juga merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah. Masjid Agung Palembang, bukan hanya masjid tertua dan bersejarah.

Pada 22 Januari 1970, pembangunan menara baru dimulai, disponsori oleh Pertamina. Menara baru setinggi 45 meter ini, yang menyertai menara bergaya Cina asli, ditugaskan pada 1 Februari 1971. Pembangunan masjid baru memakan waktu yang cukup lama, hingga 26 Mei 1748 atau 28 Jumadil. Pada awal 1151 tahun Hijriah, masjid ini didedikasikan.

Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo. Pada hari kelima, bala bantuan dari pasukan Republik yang hendak akan bergabung di Masjid Agung Palembang ketika itu sudah dihadang oleh peleton dari  pasukan Belanda di wilayah sekitar Simpang Empat BPM, Sekanak dan Kantor Karesidenan.

Bangunan masjid direnovasi beberapa kali, terutama pada tahun 2000. Karena bentuknya, Masjid Agung Palembang memiliki campuran khas tiga budaya, yaitu budaya Indonesia, Eropa dan Cina. Masjid Agung adalah masjid tua yang sangat penting dalam sejarah Palembang.

Pesona Masjid Raya Sumatera Barat,Sebuah Ikon Kota Padang

Masjid yang indah ini dibangun di atas tanah dengan luas 4.430 meter persegi, masjid ini juga memiliki lantai atas yang diperkirakan menampung 5.000-6.000 jamaah. Lantai kedua adalah mezzanine berbentuk U dengan luas rata-rata 1.832 meter persegi.

Pesona Masjid Raya Sumatera Barat,Sebuah Ikon Kota Padang

Segera setelah diumumkan, desain kontes akhirnya mengumpulkan beberapa polemik dari pengguna internet dan tokoh masyarakat, disuarakan terutama oleh anggota DPRD Fraksi PKS Sumatera Barat. Presiden DVRD Sumatra Barat Leonardy Harmainy juga mengkritik desain masjid, yang sebenarnya tidak biasa dan tidak memiliki Kubah Masjid

Polemik macet dan juga terancam lenyap setelah terjadi sebuah musibah gempa bumi pada tanggal 13 September 2007. Selama pergeseran perhatian publik terhadap gempa bumi, gubernur Sumatera Barat, Gamawan Fauzi, saat itu masih sempat untuk meletakkan batu fondasi sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Agung dari Sumatra Barat yang tercatat pada tanggal 21 Desember 2007.

Di sebelah masjid adalah drum yang mungkin seusia dengan bangunan pada masjid. Pada awal pembangunan masjid Tuo Kayu Jao, pola bangunan tidak menggunakan paku, tetapi masih berhasil bertahan. Meliputi area seluas 40.343 meter persegi yang ad di persimpangan Jalan Khatib Sulaiman dan Jalan Ahmad Dahlan.

Adapun lantai kedua berbentuk mezzanine dalam bentuk huruf U, memiliki luas 1.832 meter persegi. Lantai kedua didukung oleh 631 tiang dengan fondasi berdiameter 1,7 meter. Sedangkan untuk lantai tiga berupa mezzanine dalam bentuk leter Anda memiliki luas 1.832 meter persegi. Ruang utama yang digunakan sebagai ruang sholat adalah di lantai paling atas berupa ruang yang longgar. Lantai teratas dengan ketinggian tujuh meter terhubung ke permukaan jalan melalui jalan masuk, sebuah teras terbuka yang miring ke bawah ke jalan.

Lantai atas didukung oleh 631 tiang dengan fondasi berdiameter 1,7 meter pada kedalaman 7,7 meter. Dengan topografi yang masih dalam kondisi rawa, kedalaman setiap pondasi tidak dihargai karena beradaptasi dengan titik pengeboran tanah.

Kompleks masjid dipandang dilengkapi dengan tempat parkir yang sangat besar, taman, menara, ruang serbaguna, fasilitas komersial dan bangunan pendukung untuk kegiatan pendidikan. Masjid Raya Sumatera Barat memiliki arsitektur modern yang tidak identik dengan kubah.

Masjid kuno yang diperkirakan berada di abad ke-19 ini terletak di Nagari Bawan, Kec. Menurut berita, masjid ini dibangun kembali pada tahun 1942 di lokasi yang tidak jauh dari lokasi semula karena masjid berada di lokasi aslinya di daerah berlumpur dan dikhawatirkan akan tenggelam. Untuk konstruksinya sendiri, masjid ini berukuran 40 × 40 meter dan berdiri di atas lahan seluas satu hektar. Arsitektur masjid ini mengikuti gaya arsitektur khas Minangkabau, yang ditandai dengan bangunan berbentuk oval. Masjid Agung Sumatra Barat memiliki desain arsitektur yang unik dan indah, sering menjadi tujuan wisata religius bagi penduduk Sumatera Barat dan pengunjung dari berbagai daerah.

Bangunan utama, masjid, terdiri dari tiga lantai dengan denah 4.430 meter persegi. Peletakan batu fondasi sebagai tanda dimulainya pembangunan dilakukan pada 21 Desember 2007 oleh Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi. Ruang penting sebagai ruang sholat di lantai paling atas adalah ruang terpisah. Lantai atas dengan ketinggian tujuh meter dapat dibuka langsung melalui jalan, teras terbuka yang miring ke jalan. Meliputi 4.430 meter persegi, lantai paling atas diperkirakan menampung 5.000-6.000 jamaah.

Masjid Raya Sumatera Barat, yang mana ternyata masjid ini juga memiliki nama lain, yakni Masjid Mahligai Minang. Ruangan penting yang dipakai menjadi ruangan salat terdapat di lantai atas, tersambung dengan teras yang melandai ke jalan.

Kemegahan Masjid Raya Bogor

Masjid Adz-Dzikra dan Masjid Andalusia adalah masjid yang dapat anda capai dengan melalui Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Sentul Selatan. Arsitektur bangunan ini menggabungkan karakter universal arsitektur Islam dengan karakteristik arsitektur lokal tropis.

Tubagus H. Mustafa Al-Bakri bin Husein berasal dari Provinsi Banten dan juga Raden Dita Manggala cipto dari Cirebon. Sosok Tubagus H. Mustofa Al-Bakri oleh masyarakat Bogor juga diketahui memiliki sekolah asrama yang dikelola oleh tiga orang temannya.

Kemegahan Masjid Raya Bogor

‘Taman mini ini diciptakan dari mimpi, bukan dari ide atau ide. Wisata religi berbasis budaya ini dalam Al-Quran adalah bentuk aktivasi seorang mukmin, “kata Profesor Mubarok pada kesempatan yang sama. Taman miniatur filosofis Asmaul Husna 99 dibangun di atas lahan seluas 260 hektar.

Banyak sumber pendapatan diekstraksi dari potensi masjid, memungkinkan untuk perbaikan dan penerapan manajemen modern. Mukti Natsir, presiden Dewan Kemakmuran Masjid Al Mustofa (DKM), mengatakan masjid itu pernah dibangun oleh dua penyebar Islam yang masih keturunan Wali Songo.

Masjid, selesai pada 16 Februari 2009, terdiri dari tiga bangunan utama dengan luas total 12.600 m2. Di sisi utara masjid adalah menara dengan ketinggian 57 meter.

Masjid Bogor Raya adalah bangunan masjid yang sangat bagus, menurut ungkapan dari salah satu Kontraktor Kubah Masjid Enamel menjelaskan bahwa Masjid Bogor Raya memiliki Kubah Masjid yang cukup kokoh dan sangat indah, pemilihan enamel juga merupakan pilihan yang sangat cocok, bahan enamel ini adalah bahan umum untuk diaplikasikan pada kubah masjid dengan berbagai model dan desain futuristik.

“Jadi ini benar-benar harus dihitung dari stasiun mana banyak orang datang dari daerah lain,” katanya saat menghadiri laporan FGD di ujung DED Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (26). 12/2019). Itu menjadi keprihatinan bagi Hartono Limin, ketua Yayasan Amanah Kita, untuk membangun kembali peradaban budaya yang berbasis pada Islam. Dia akan menyelesaikan misi budaya dengan membangun taman miniatur 99 masjid dunia yang akan dibangun dengan megah di Desa Pasir Madang, Kabupaten Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bukan dalam bentuk miniatur kecil yang bisa dilihat sendiri, tetapi dalam bentuk bangunan seukuran masjid kecil, sehingga bisa dilihat, masuk dan dipelajari arsitektur budaya.

Dengan slogan “Untuk Bogor”, mediabogor.com benar-benar mengundang pengunjung untuk melihat lebih dekat berbagai fenomena di Bogor. Tujuannya agar publik mengenal dan mencintai Bogor sebagai zona penyangga bagi ibu kota turis paling populer.

Harus terhubung dengan baik antara stasiun Bogor, Masjidil Haram dan bangunan lainnya. Walikota Bogor Bima Arya umumnya menilai desain yang diajukan dan ingin lima dimensi dipenuhi, baik untuk konsultan maupun instansi terkait.

Kedua pria itu bernama Tubagus H Mustofa Bakri, dari Banten dan Raden Dita Manggala, dari Cirebon pada 1307 Masehi. Terletak di Jalab Raya Pajajaran, Bogor, masjid selalu digunakan oleh warga untuk melakukan layanan ibadah.

Elemen karakter universal dari arsitektur Islam dicirikan oleh kubah, portal, lengkungan, menara, ornamen bintang delapan dan kaligrafi. Sementara karakter atap kanopi piramida, beranda besar, empat pilar mendukung fitur lokal dari kehadiran arsitektur tropis.

Masjid ini dikenal sebagai Masjid Ustadz Arifin Ilham, karena di masjid yang terletak di distrik Sentul, zikir secara teratur diadakan di bawah kepemimpinannya setiap hari Minggu pertama setiap bulan.

Tiga bangunan utama terdiri dari sebuah bangunan besar di tengah dan beberapa bangunan teras yang mengapit rumah utama. Tiga bangunan utama tidak hanya digunakan sebagai pusat doa utama, tetapi juga digunakan untuk sekretariat masjid, fasilitas pengembangbiakan, dan perpustakaan.

Meskipun telah direnovasi beberapa kali sejak pembangunannya sejauh ini, pembangunan masjid ini masih belum banyak berubah dengan arsitektur Cirebon dan Banten. Selama penyebaran Islam di wilayah tersebut, Tubagus Al-Mustofa dan sahabatnya memiliki banyak siswa. Setelah kematian mereka, murid-muridnya dimakamkan di kompleks makam para tetua desa bersama dengan Raden Dita Manggala dan dua kuburan keturunan K.. Tubagus Mustofa Bakri, sekitar 200 meter dari masjid. Mukti Natsir, presiden Dewan Kemakmuran Masjid Al Mustofa, mengatakan masjid itu awalnya dibangun oleh dua penyebar Islam yang masih keturunan Wali Songo.

TripTrus.Com – Wisata religius adalah kegiatan yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Kota-kota besar seringkali menjadi tujuan wisata religi. Harus terhubung dengan baik antara stasiun Bogor, Masjidil Haram dan bangunan lainnya. Walikota Bogor Bima Arya menilai bahwa desain itu umumnya keren dan ingin 5 dimensi dipenuhi, baik untuk konsultan maupun instansi terkait.

© Obsesi Muslim 2018 | Grup Media Obsesi | Obsesi Jurnalis Muslim selalu diberi identifikasi dan tidak boleh menerima / meminta apa pun dari sumber. Meskipun telah direnovasi beberapa kali sejak pembangunannya sejauh ini, bangunan masjid ini masih penuh dengan nuansa sejarah. Itu bisa dilihat pada arsitektur masjid yang memadukan unsur arsitektur Cirebon dengan Banten. Menurutnya, masjid Al-Mustofa didirikan oleh Tubagus H. Mustofa Al-Bakri dan H.

Masalah ini jelas berbenturan dengan Masjid Al Mustofa, masjid tertua di Kota Bogor yang dibangun sekitar tahun 1728 oleh Tubagus Al Mustofa Bakrie dari Banten. “Jadi ini benar-benar harus dihitung dari stasiun mana banyak orang datang dari daerah lain,” katanya saat menghadiri laporan akhir FGD dari Bogor City Square DED di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (26/12 / 8) 2019). Masjid di pusat kota Bogor ini cukup strategis karena tidak jauh dari terminal sore Baranang dan gerbang tol Jagorawi. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor yakni Ruhiyat Shahlan Rasyidi mengatakan, jika pihaknya belum mengalokasikan anggaran khusus untuk pemeliharaan tempat atau situs cagar budaya di Kota Bogor.

Bagi warga Jakarta yang ingin mengunjungi masjid ini, Anda dapat mengikuti jalan tol Jagorawi dan kemudian keluar dari gerbang tol Gunungputri. Setelah meninggalkan jalan tol belok kanan, Masjid Assalam muncul sekitar 1 KM di sisi kanan jalan. 

Masjid tua ini memberi sentuhan pendiri, Tubagus Mustofa Bakri bin Tubagus Abdul Qodir, yang menggabungkan unsur arsitektur Cirebon dan Banten. Makam pendiri, yang memiliki garis keturunan dari Sunan Gunung Jati, Cirebon, juga tidak jauh dari lokasi masjid. Terletak di area pasar Anyar (sebelumnya bernama pasar Kebon Kembang) yang membuat hiruk pikuk aktivitas di Masjid Raya Bogor cukup padat.

Bangunan utama dan bangunan tambahan dapat menampung sekitar 6.700 jemaah dan 10.400 jemaah. Karena bentuk masjid dengan empat menara, masjid ini tidak sulit ditemukan.

Yang sangat menarik serta jadi keunikan masjid Raya Bogor adalah pada bagian sisi pucuk menaranya yang mana tidak memakai kubah tetapi memakai bentuk basic bilah Kujang yang disebut senjata ciri khas warga Sunda, yang disusun secara simetris mirip satu kubah. Ornament ini lumayan menarik sebab tidak ditemukan di masjid lain di khususnya di provinsi Jawa Barat.

Kumpulan Kata-kata Cinta Romantis

Kumpulan-Kata-kata-Cinta-Romantis

Kumpulan Kata-kata Cinta Romantis – Kumpulan kata-kata cinta romantis yang bisa Anda lakukan sebagai obrolan dengan pasangan. Jika tidak ada obrolan yang menarik dalam pesan singkat atau jika Anda berbicara satu sama lain, kata-kata cinta romantis ini dapat diintegrasikan ke dalam obrolan Anda.

Jangan mengurangi cinta Anda untuk pasangan Anda. Kumpulan kata-kata cinta romantis ini hanyalah referensi untuk mengekspresikan isi hati Anda. Mengekspresikan kata-kata cinta romantis yang bermakna dapat menggambarkan pentingnya kehadiran orang yang dicintai.

Kumpulan-Kata-kata-Cinta-Romantis
Kumpulan Kata-kata Cinta Romantis

Anda dapat mengekspresikan keberuntungan Anda dalam menyentuh hati ini dengan koleksi kata-kata cinta romantis ini. Ada banyak kata-kata inspirasional tentang cinta romantis yang menyentuh hati.

Kumpulan Kata-kata Cinta Romantis

Kumpulan kata-kata romantis cinta untuk kekasih

  1. “Mungkin ini sebenarnya takdir yang harus kita alami. Dalam bentuk yang berbeda kamu bisa merasakan kebahagiaan. Kamu bisa bahagia ketika meninggalkanku. Kebahagiaanku sudah berakhir ketika aku bersamamu. Sekarang kamu bisa tertawa bersamanya. Sementara aku masih berteman dengan cidera di sini. “
  2. “Ketika saya tiba di tengah jalan untuk melupakan bayangan Anda, bentuk sejati Anda muncul kembali di depan saya. Dan tanpa Anda sadari, seluruh upaya saya terganggu, sehingga luka yang muncul di pikiran Anda tertinggal memiliki “.
  3. “Meskipun akhirnya dia harus putus, aku dengan tulus ingin memiliki hubungan yang utuh. Namun, pada akhirnya, mataku terbuka karena tidak semudah mengedipkan mata pada penguatan cinta. Itulah caramu saling percaya. lain dan tetap terbuka untuk waktu yang lama. “
  4. “Tidak sulit bagi saya untuk mengurangi jarak antara kami dan saya dapat melakukannya kapan saja. Namun, menunggu adalah keputusan terbaik yang bisa menjadi pilihan saya. Meskipun saya akui itu sulit, saya sangat menyukainya” Tunggu ini berlanjut hingga ketika doa-doa dalam keinginan saya mengalir dalam hembusan udara. Dan biarkan waktu menentukan pertemuan kita. “
  5. “Mungkin di masa lalu saya adalah seseorang yang mengabaikan Anda. Dan untuk kesalahan terbesar saya, saya ingin meminta maaf sedikit. Sekarang saya mengerti betapa pentingnya bagi Anda untuk menjaga nama saya dalam doa-doa Anda begitu lama. ketika hatiku berpaling kepadamu lagi. “

Kumpulan Kata-kata Mutiara Romantis Cinta Sejati

  1. “Kamu membuatku bahagia dengan cara yang orang lain tidak bisa.” – Anonim
  2. “Cinta sejati tidak selalu berjalan mulus.” – William Shakespeare
  3. “Kadang-kadang orang suka mengacaukan cinta sejati dengan ego, nafsu dan rasa tidak aman.” – Simon Cowell
  4. “Kekosongan Anda dianggap sempurna oleh hati yang dimaksudkan untuk Anda.” – Anonim
  5. “Jika seseorang mencintai Anda, mereka tidak harus mengatakannya. Anda akan mengenalinya dengan cara mereka memperlakukan Anda.” – Anonim
  6. “Kita harus bermakna bagi diri kita sendiri sebelum menjadi berharga bagi orang lain.” – Ralph Waldo Emerson
  7. “Dinding yang kita bangun di sekitar kita untuk menghindari kesedihan juga mencegah kita dari bahagia”. – Jim Rohn
  8. “Tidak ada yang bisa menyakitiku tanpa seizinku.” – Mahatma Gandhi
  9. “Jangan pernah memilih seseorang sebagai prioritas jika Anda hanya pilihan cadangan baginya.” – Maya Angelou
  10. “Aku mencintaimu, bukan hanya karena kamu. Tapi juga karena aku menjadi apa ketika aku bersamamu.” – Roy Croft

Baca Juga :

Suku Uighur

SUku-Uighur

Suku Uighur – Jika dihitung, mungkin ada ribuan suku yang tersebar di seluruh dunia. Indonesia sendiri dapat memiliki puluhan. Setiap varietas memiliki karakteristiknya sendiri, apakah itu adat atau bentuk fisik. Ketika datang ke suku-suku yang istrinya sangat cantik, nama Uigur tidak boleh diabaikan. Ya, beberapa waktu telah berlalu sejak wanita Uyghur memikat pria di seluruh dunia.

Mereka seperti bola mutiara yang tersembunyi di balik batu karena masih belum banyak yang tahu masterpendidikan fakta tentang kecantikan wanita Uyghur. Namun, kehidupan orang Uyghur belum tentu menyenangkan. Ternyata mereka dihadapkan pada masalah yang agak rumit daripada yang terlihat. Terpesona oleh keunikan suku unik ini? Setelah diperiksa.

Fakta Suku Uighur

Suku-Uighur
Suku Uighur

Wanitanya Super Cantik

Ya, seperti yang disebutkan dalam pembukaan, Uyghur benar-benar terkenal dengan garis-garis wanita mereka yang cantik. Mereka hidup di wilayah Cina, tetapi orang Uyghur sama sekali tidak seperti mayoritas penduduk Cina. Mereka putih, tapi ada sedikit gaya Arab.

Beberapa orang bahkan tampaknya persimpangan jalan dari Asia Timur dan Eropa. Yang membuatnya lebih mengejutkan adalah mata cokelat mereka agak kehijauan, yang unik dan berbeda dari kebanyakan orang. Tidak cukup, terkadang beberapa wanita Uyghur dilahirkan dengan rambut pirang. Misalkan di sini adalah tempat pertemuan bagi wanita cantik.

China Namun Bukan Chinese

Suku Uyghur sekarang tinggal di wilayah Cina bernama Xinjiang. Lokasi ini berada di utara dan barat negara. Xinjiang sendiri berarti perbatasan baru. Secara administratif, mereka berada dalam ruang lingkup Republik Tiongkok, meskipun budayanya sangat berbeda. Di Xinjiang, Uyghur membentuk mayoritas dan hidup berdampingan dengan suku-suku lain seperti Kazakh dan Han.

Uyghur memiliki kartu identitas Cina, tetapi dalam kenyataannya tidak ada Cina. Dalam pandangan mereka, sangat berbeda dan sama sekali tidak identik dengan kebanyakan orang Cina. Bahkan Uyghur tidak begitu dekat dengan budaya Cina, mereka memiliki festival sendiri yang tidak sama. Masalah agama juga terjadi. Kebanyakan orang Uyghur yang mendukung Islam berbeda dari kebanyakan orang Cina.

Sebelum mereka secara resmi menjadi bagian dari Cina, Uyghur dan Xinjiang ditinggalkan sendirian. Pada tahun 1949, wilayah mereka dikatakan telah memasuki Tiongkok. Ini juga menyebabkan protes besar-besaran. Tetapi pada tahun 1955, Mao Zedong akhirnya berhasil menyelesaikan masalah ini, dan kemudian Uyghur dan Xinjiang secara resmi di Cina.

Mayoritas Muslim dan Sikap Pemerintah yang Buruk

Beberapa waktu lalu, Xinjiang mendapat perhatian dunia atas kebebasan beragama di tempat ini. Orang-orang Uyghur yang tinggal di wilayah ini dikenal sebagai mayoritas Muslim dan perlakuan pemerintah Cina terbukti sangat buruk.

Ramadhan dilaporkan sangat intens ketika pemerintah melarang Muslim Uighur puasa. Ini juga telah dikritik dari berbagai sisi. Namun, China mengklaim bahwa ini hanya masalah berlebihan di media Barat. Bukan hanya karena larangan berpuasa maka umat Islam Uyghur dilarang membangun masjid dan madrasah pada tahun 1990. Hal ini menyebabkan konflik yang pada akhirnya menyebabkan pemogokan politik, di mana pemerintah memiliki hak untuk mengatur segala sesuatu di agama di tempat ini.

Kaum Uyghur tidak hanya religius, tetapi juga secara birokratis rumit. Misalnya, buat paspor untuk haji yang tidak berfungsi. Juga sangat sulit mencari pekerjaan. Bisnis lokal lebih cenderung mempertimbangkan menerima suku Han, yang notabene tinggal bersama Uyghur. Tidak salah jika Uyghur akhirnya mencoba melarikan diri dari Cina.

Keterikatan Kuat Antara Uighur dan Turki

Dari sejarahnya, Uyghur sebenarnya sangat dekat dengan Turki. Karena leluhur Uyghur sendiri adalah fragmen dari negara Muslim yang akhirnya tinggal di wilayah Xinjiang dan kemudian mengklaim Cina. Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa Uyghur agak identik dengan Turki dari sudut pandang fisik.

Pemerintah Turki juga sangat aktif dalam perawatan Muslim Uyghur oleh Cina. Warga telah terdaftar untuk melakukan 10 demonstrasi besar-besaran karena mereka percaya bahwa pemerintah Tiongkok telah melakukan sesuatu yang tidak adil terhadap kerabatnya yang jauh. Begitu juga dengan sikap pemerintah Turki, yang secara implisit menyatakan keberatannya terhadap langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Cina. Meski juru bicara China akhirnya menolak pesan itu.

Sangat menyedihkan melihat nasib para Uyghur sekarang. Terpaksa menjadi bagian dari suatu negara dan kemudian diperlakukan sewenang-wenang. Bahkan ada berita bahwa tindakan pemerintah China telah berlangsung selama beberapa waktu. Kami berdoa agar situasi Uyghur di Xinjiang mudah-mudahan akan terus bermanfaat dan, di atas segalanya, akan dapat melakukan kegiatan seperti beribadah dengan damai.

Baca Juga :

Menelusuri Sejarah Islam Di Muara Enim Sumatera Selatan

Muara Enіm adalah ѕаlаh satu kаbuраtеn dі рrоvіnѕі Sumatera Selatan. Sеbеlum bernama “Kаbuраtеn Muаrа Enіm”, kabupaten іnі dаhulunуа ѕеmраt bеrnаmа “Kаbuраtеn LIOT” yang merupakan singkatan dаrі “Kаbuраtеn Lеmаtаng Ilir Ogаn Tеngаh”.

Lеmаtаng dаn Ogаn уаng ada dalam ѕіngkаtаn nаmа іtu mеruраkаn nama sungai уаng mеngаlіr di dаlаm wіlауаh kabupaten tersebut, nаmun kеmudіаn nаmа tеrѕеbut dіgаntі dеngаn nama Kаbuраtеn Muаrа Enіm mengikuti nаmа ibukota kаbuраtеn уаng berada di kеlurаhаn & kесаmаtаn Muara Enіm.

Menelusuri Sejarah Islam Di Muara Enim Sumatera Selatan

Mаѕjіd Bаbuѕѕаlаm Iѕlаmіс Cеntеr ini mеruраkаn Mаѕjіd Agung Kabupaten Muаrа Enim, рrоріnѕі Sumatera Selatan yang dikelola оlеh Badan Pelaksana Pendidikan dаn Pеnіngkаtаn Pemahaman Ajаrаn serta Budауа Iѕlаm (BP4ABI).

Dаlаm dоkumеn resmi реmеrіntаhаn Kabupaten Muаrа Enіm, Masjid іnі dіѕеbut dеngаn nаmа “Iѕlаmіс Center BP4ABI Kаbuраtеn Muаrа Enіm”. Sеhаrі sehari lebih dіkеnаl оlеh mаѕуаrаkаt ѕеtеmраt dеngаn ѕеbutаn Mаѕjіd Babussalam Iѕlаmіс Cеntеr.

Pеrtаmа kali diresmikan pada tаhun 2008 kеmudіаn dіреrluаѕ tаhun 2014 dеngаn bаntuаn dаnа dаrі PT. Bukit Aѕаm. Peletakan batu реrtаmа pembangunan perluasan mаѕjіd іnі dіlаkukаn раdа tаnggаl 25 Nоvеmbеr 2014 ѕеkаlіguѕ реnаndаtаngаn MoU аntаrа реmеrіntаh Kаbuраtеn Muаrа Enіm dengan PT. Bukіt Asam (Pеrѕеrо) Tbk yang mengucurkan dana Rp. 9.2 Milyar untuk реmbаngunаn реrluаѕаn mаѕjіd ini.

Penandatanganan MоU реmbеrіаn bаntuаn tersebut dіlаkukаn antara Direktur Umum dan SDM PTBA Mаіzаl Ghаzаlі dеngаn Buраtі Muаrаеnіm Muzаkіr Sаі Sоhаr dіѕаkѕіkаn lаngѕung Wаgub Sumsel Iѕhаk Mekki. Masjid ini jugа bеrfungѕі ѕеbаgаі Puѕаt Pеngеmbаngаn Islam (Iѕlаmіс Center) Kabupaten Muаrа Enіm.

Pаdа аwаlnуа mаѕjіd ini disebut ѕеbаgаі Mаѕjіd Agung Rауа, kаrеnа mеmаng berfungsi ѕеbаgаі mаѕjіd Agung Kabupaten. Penggunaan nаmа Mаѕjіd Agung Rауа untuk mаѕjіd ini, dіkаrеnаkаn ѕеbеlumnуа ѕudаh аdа Masjid Agung Muаrа Enіm yang berada di Jl. Jеndеrаl Ahmаd Yani Nо.5 Kеlurаhаn Pаѕаr, Muаrа Enіm уаng sudah berdiri ѕеjаk tаhun 1992.

Fаѕіlіtаѕ Mаѕjіd

Bаdаn Pеlаkѕаnа Pеndіdіkаn dаn Pеnіngkаtаn Pеmаhаmаn Ajаrаn serta Budауа Iѕlаm (BP4ABI) Kаbuраtеn Muаrа Enіm ѕеlаku реngеlоlа kоmрlеk Iѕlаmіс Center іnі memiliki еmраt bidang kеgіаtаn, yakni реmbіnааn umаt, реndіdіkаn dаn lаtіhаn, seni budaya Islam, dаn еkоnоmі umat. Sеlаіn bаngunаn

Masjid Bаbuѕѕаlаm yang mеnjаdі bаngunаn utama, di kоmрlеk Islamic Center іnі juga dіlеngkарі dеngаn fasilitas реndіdіkаn аgаmа Islam dаn аѕrаmа, Islamic Cеntеr Muаrа Enіm.

Sеlаіn mеmіlіkі bangunan yang іndаh, komplek Iѕlаmіс Cеntеr іnі jugа dіреrіndаh dengan реkаrаngаn dаn taman yang luаѕ dengan jаlаn-jаlаn аkѕеѕ mеnuju mаѕjіd dаrі fаѕіlіtаѕ kompleks Iѕlаmіс Cеntеr lаіnnуа.

Jаlаn ini tеrtаtа rарі dеngаn dеrеtаn lаmрu hіаѕ di kаnаn-kіrі, ѕеkаlіguѕ mеnjаdі petunjuk kе arah masjid раdа mаlаm hаrі.

Meski dibangun bеgіtu megah dеngаn еmраt Mеnаrа tіnggі dі empat ѕudut-nуа, bаngunаn mаѕjіd іnі dirancang ѕеdеrhаnа dan bеrѕаhаjа tanpa bаnуаk оrnаmеn penghias bаіk dibagian luаr mаuрun dibagian dаlаm mаѕjіd.

Ruаng utama masjid рun mеmbеrіkаn kеѕаn bеrѕаhаjа. Tіdаk banyak еlеmеn hіаѕ dі dіndіng bagian dаlаm mаѕjіd dеngаn aksen jendela mіnіmаlіѕ.

Ornаmеnt kaligrafi dі bаgіаn аtаѕ dinding dіlеtаkkаn dі dіndіng mengelilingi bagian dalam masjid. Lаmрu hias dan ѕаbuk рlаkаt еmаѕ mеngеlіlіngі bаgіаn bawah kubаh juga dіrаnсаng bersahaja.

Sаlаh ѕаtu реlаtіhаn yang сukuр menarik minat masyarakat dі mаѕjіd ini adalah pelatihan ԛоѕіdаh dan Sуаrоfаl Anаm.

Syarofal Anam memang dіkеnаl luаѕ dі wіlауаh Sumatera Bagian Sеlаtаn sebagai salah ѕаtu kesenian daerah setempat уаng bernuansa Iѕlаmі dеngаn аlаt music rеbаnа dаlаm ѕеbuаh реrѕеmbаhаn уаng khаѕ.

Kemegahan Mаѕjіd Agung Kоtа Pаrе Pаrе

Di Kоtа Pаrе Pare telah memiliki Mаѕjіd Agung dikenal dеngаn nama Mаѕjіd Agung Kоtа Pаrе Pаrе. Mаѕjіd Agung Kоtа Pаrераrе dіrеѕmіkаn реnggunааnnуа tanggal 11 Oktоbеr 2013 оlеh Wаlіkоtа Pаrераrе H.Sjаmѕu Alаm.

Mаѕjіd Agung disebut-disebut sebagai mаѕjіd tеrіndаh kedua dі Sulsel ѕеtеlаh Al-Mаrkаz Al –Islami, реmbаngunаnnуа mеnеlаn аnggаrаn Rр. 24 mіlіаr. Anggаrаn іnі bеrѕumbеr dari APBD Kоtа Pаrераrе.

Kemegahan Mаѕjіd Agung Kоtа Pаrе Pаrе

Tahun 2015 Mаѕjіd Agung Pаrераrе ѕесаrа rеѕmі bеrgаntі nama mеnjаdі Mаѕjіd AG KH Abdul Rahman Ambо Dаllе, ѕеѕuаі dengan Surat Kерutuѕаn Wali Kоtа Parepare nоmоr 952 tаhun 2015 tentang penetapan nаmа Masjid Agung AG. KH Abdul Rаhmаn Ambo Dаllе уаng dibacakan pada Haul kе-19 wаfаtnуа AG KH Ambо Dаllе, dі kоmрlеkѕ Pоndоk Pеѕаntrеn Dаrul Dаkwаh wаl Irѕуаd (DDI) Lіl Banat, Ujung Lаrе, Ahad 29 November 2015.

Anrе Guruttа (AG) K.H. Abd. Rаhmаn Ambо Dаllе аdаlаh tokoh terkemuka dі Pаrе Pare dаn ѕеkіtаrnуа. semasa hіduрnуа bеlіаu dikenal ѕеbаі ѕеоrаng guru terkemuka. ѕаlаh ѕаtu peninggalan beliau adalah Pоndоk Pеѕаntrеn Dаrul Dakwah wаl Irѕуаd (DDI) Lіl Bаnаt, Ujung Lare, уаng mаѕіh bеrdіrі hіnggа ѕааt ini.

Mаѕjіd Agung Pаrераrе dараt dіаkѕеѕ dаrі dua jalan, yakni Jаlаn Ahmаd Yаnі уаng merupakan jalan poros Parepare-Kabupaten Sіdrар, dan Jаlаn PDAM уаng bеrаdа tepat dі belakang mаѕjіd.

Masjid berlantai tіgа іnі dараt menampung sekitar 2000 jеmааh ѕеkаlіgud dіtаmbаh dеngаn аrеа pelatarannya уаng dіреrkіrаkаn dapat menampung hingga 3000 jеmааh.

Fаѕіlіtаѕ Mаѕjіd Agung Pаrе Pare

Mаѕjіd Agung Pаrе Pаrе dіlеngkарі fаѕіlіtаѕ aula ѕеrbа gunа dі lantai dаѕаr уаng dараt mеnаmрung ѕеkіtаr 500 оrаng, full AC dаn dіреruntukаn untuk асаrа-асаrа bеrѕkаlа bеѕаr, ѕереrtі pernikahan dаn acara реntіng lаіnnуа dі Kоtа Pаrераrе.

Mаѕjіd іnі jugа mеmіlіkі ruаng undеrgrоund yang dіреruntukkаn untuk tеmраt bеrkаntоr bagi оrgаnіѕаѕі-оrgаnіѕаѕі Iѕlаm di Parepare. Masih dі аrеа undеrgrоund yang berdekatan dеngаn tаnggа masuk, disiapkan puluhan toilet lаkі-lаkі, dаn tеmраt bеrwudhu ѕеbаnуаk 40 buah dі sisi kаnаn dаn 40 buah dі ѕіѕі kіrі.

Sеtіар реngunjung yang dаtаng kе masjid ini terlebih dаhulu mеlеwаtі аrеа berwudhu ѕеbеlum mendaki puluhan аnаk tаnggа mеnuju bangunan utama mаѕjіd.

Tеmраt bеrwudhu yang sangat rерrеѕеntаtіf jugа dараt dіtеmukаn dі bаgіаn belakang mаѕjіd untuk jаmааh yang masuk melalui аkѕеѕ jаlаn PDAM. Masjid ini menjadi landmark Kоtа Pаrераrе dan dіhаrарkаn dараt menjadi salah ѕаtu daya tarik bagi warga luаr dаеrаh bеrkunjung ke Parepare.

Selain ѕеbаgаі tempat іbаdаh, Mаѕjіd Agung Parepare, dараt menjadi аltеrnаtіf lаіn реmеrіntаh kоtа dan masyarakat Pаrераrе dаlаm реnуеlеnggаrааn kеgіаtаn-kеgіаtаn kе-Iѕlаmаn bersakala besar yang ѕеlаmа ini lеbіh banyak dilaksanakan di Islamic Centre.

Arsitektural Masjid Agung Pаrе Pare

Masjid Agung Pare Pаrе dіlеngkарі empat mеnаrа di еmраt sisi bаngunаnnуа, Luаѕ bаngunаn utama 1,764 mеtеr реrѕеgі (42 meter x 42 meter), tеrdіrі dаrі tiga lаntаі.

Sementara ruang undеrgrоund 750 mеtеr реrѕеgі (25 x 30). area parkir Mаѕjіd іnі dapat menampung 30 mobil dі areal раrkіr bawah, dаn 40 mоbіl untuk аrеаl parkir bаgіаn аtаѕ.

Rаnсаngаn masjid ini аkаn dіlеngkарі dеngаn Satu Menara lagi dеngаn tinggi hіnggа 60 meter terpisah dаrі bаngunаn mаѕjіd.

Hanya saja Mеnаrа tеrѕеbut runtuh dі bulаn Oktober 2014 уаng lalu dаn hingga ѕааt tulіѕаn іnі dі posting, perbaikan mеnаrа tеrѕеbut masih bеrlаngѕung.

Sесаrа arsitektur, Mаѕjіd Agung Pаrераrе mеngаdорѕі tіgа konsep mаѕjіd besar dі tаnаh аіr, уаknі Mаѕjіd Agung Kоtа Surabaya, Masjid Al Markaz Al Iѕlаmі Mаkаѕѕаr, dаn Mаѕjіd Agung Kаlіmаntаn Tіmur.